Minggu, 16 Agustus 2009

Strategi bagaimana cara mendapatkan HI Scores saat mengikuti Contest Internasional

2 komentar
UMUM
Sebelum membahasnya terlebih dahulu, penulis ingin mengungkap apa dan bagaimana kontes Internasional itu. Adalah Suatu salah satu kegiatan/event amatir radio sebagai ajang latih diri untuk dapat saling berkomunikasi dua arah antar Negara/DX sebanyak-banyaknya dan tentunya memperoleh HI scores dengan tujuan menjuarainya.

Aturan main/petunjuk pelaksanan kontes Internasional pada umumnya tidak sama antara Negara penyelenggara dengan Negara lain, hal ini dimaksudkan agar supaya mempunyai ciri khas dalam setiap penyelenggaraannya dan mudah diingat. Sebagai contoh seperti pada All Asian DX Contest, kontes ini pihak penyelengggara adalah dari Organisasi Amatir Radio Jepang ( JARL, The Japan Amateur Radio League, laporan pertukaran sinyal dalam kontes All Asian adalah : 59 + Umur operator jika dengan SSB dan dengan CW adalah 599 + Umur operator ) dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya.


Kebanggaan Amatir Radio jika memenangkan suatu kegiatan kontes internasional adalah merupakan kebanggaan yang tak ternilai dengan materi. Karena Amatir radio yang memenangkan kegiatan kontes Internasional ini telah teruji keuletan, kesabaran dan sportifitas yang tinggi selama kontes yang diikutinya.

APA YANG PERLU DISIAPKAN ( Sistimatika ) :
Untuk mengikuti kontes Internasional diperlukan antara lain :
1. Rencana ( Planning )
2. Srategy to HI Scores
3. Pelaksanaan dalam mengikuti kontes
4. Stamina Operator
5. Peralatan kontes & pendukungnya
6. Ramalan Propagasi
7. Sistim Informasi Kontes Internasional
8. DX Summit ( DX Cluster )
9. Pengiriman Log sheets kontes dengan Cabrillo Format
10. Menunggu pengumuman dari panitia kontes
11. Evaluasi kinerja
12. QSL-ing setelah Kontes Internasional ( QSL Management Service ) YEØHQ Team, partisipasi pd IARU HF Radio sport champhionship
13. Back-up data & QSL Saving

Ad. 1. Rencana ( Planning )
Adalah merupakan suatu kepastian kapankah ( tanggal, bulan, tahun dan jam mulai mengikuti kontes) seorang operator radio amatir mengudara dan bergabung atau berpartisipasi dalam kegiatan kontes Internasional. Rencana ini penting baginya karena tanpa ada rencana maka kontes yang akan diikuti tidaklah seoptimal yang di harapkan.

Ad. 2. Strategy to HI Scores
Adalah cara dan bagaimana suatu kegiatan kontes Internasional itu dapat dimenangkan oleh seorang Amatir Radio. Tanpa adanya strategi yang jitu maka, dimungkinkan kontes yang diikuti secara serius akan sia-sia dan hal ini merupakan kerugian bagi seorang operator radio amatir itu sendiri. Keseriusan, ulet dan disiplinnya seorang operator radio amatir adalah merupakan modal utama.

Berikut ini penulis ingin berbagi pengalaman kepada pembaca mengenai teknik-teknik bagaimana cara mendapatkan HI Scores pada saat mengikuti kontes-kontes Internasional :

Pertama, lakukanlah testing antenna melalui “testing signal” pancaran sebelum mengikuti kontes, biasanya dilakukan 1-3 hari sebelum kontes Internasional diadakan, Jika mungkin terasa kurang optimal pancaran signal anda, maka masih ada waktu untuk pembenahan antenna yang akan digunakan, misalnya : dimungkinkan VSWR yang kurang ideal, atau mungkin pula power yang digunakan kurang mencukupi. Linier Amplifier mutlak digunakan karena signal yang dipancarkan akan menjadi besar sehingga terdengar oleh setiap amatir radio dunia yang mengikuti kontes yang dimaksud dan sebagainya.

Kedua, adalah pada awal-awal/menit-menit pertama kontes Internasional di mulai lakukanlah CQ pada frekwensi yang kosong, saran dari penulis janganlah menggunakan frekwensi kosong terlalu keatas atau terlalu kebawah dari posisi band plan. Misal : Jika anda beroperasi pada frekwensi 21.125.0 KHz atau pada 21.430. 0 KHz ( 15m band, SSB ) Hal tersebut mengakibatkan peserta kontes lainnya tidak selamanya scanning terlalu jauh. Gunakan frekwensi kerja antara ( misal : 21.200.0 KHz sampai dengan 21.340.0 KHz untuk SSB dan 21.000.0 KHz sampai dengan 21.050.0 KHz untuk CW, sebaiknya diketahui pula Band Plan HF, DX Window dsbnya, Ed ). Ada baiknya lakukan testing signal “booking frequency” pada menit-menit menjelang kontes internasional dimulai, karena dengan cara demikian para peserta kontes internasional lainnya akan tahu bahwa frekwensi tersebut sedang anda pergunakan.

Ketiga, lakukanlah CQ contest dengan jelas dan singkat janganlah berkepanjangan/terlalu lama melakukan CQ-ing pada frekwensi kerja. Karena jika terlalu lama, para peserta kontes akan meninggalkan kita, mereka butuh komunikasi dengan cepat, tepat dan disiplin. Mereka juga ingin mengejar score sama seperti anda.

Jika ada jawaban dan terjadi “PILE UP” (= Banyaknya stasiun DX memanggil anda pada suatu frekwensi ) maka, panggilah callsign/suffix yang menurut anda enak didengar, terbaca jelas dan mempunyai signal yang besar/melebihi rata-rata terlebih dahulu, karena akan mempermudah kita dalam komunikasi 2 arah, apabila anda tidak menerima signal besar dari DX stasiun tersebut kemungkinan anda mengalami kesulitan menerima DX stasiun lainnya karena selalu di terjadi gangguan oleh signal DX stasiun yang besar tadi. Disini penulis akan memberikan contoh bagaimana Pile Up terjadi :

( misal pada : CQ World Wide DX SSB ) :

YBØZZ : CQ Contest CQ Contest This is YBØZZ Yankee Bravo Zero Zulu Zulu….!
Pile Up : #%$ Brav &$^@# Mexico Novem !#%^@$#^ Foxtrot Bravo #%^%^@#

YBØZZ : Foxtrot Bravo, Fox Bravo you’re 59 28.
W2FB : Roger, This is W2FB you’re 59 Zero Five !!

YBØZZ : Thanks !! QRZ Contest Yankee Bravo Zero Zulu Zulu … ( Demikian seterusnya…. )

Keempat, janganlah mengajak atau diajak obrolan atau diskusi pada saat anda mengikuti kontes, katakan saja bahwa anda sedang mengikuti kontes. Apabila terjadi gangguan seperti misalnya Tunning Frekwensi atau membuat interferensi akibat ketidak senangan mereka maka, janganlah melayani mereka yang mengganggu, lakukanlah CQ-ing dan terimalah signal peserta kontes lain yang lebih besar dari pada signal yang mengganggu anda. Lama kelamaan mereka yang mengganggu anda akan diam atau bergeser frekwensi juga.

Kelima, gunakan waktu sebaik-baiknya dalam kegiatan kontes Internasional yang diikuti, karena ada motto dari para kontester dunia bahwa “ Satu detikpun berharga “.

Keenam, adalah juga yang tidak kalah pentingnya bahwa seorang operator radio amatir dalam mengikuti kontes, tahu kapan mencari-cari DX stasiun yang belum didapatnya untuk menambah multiplier dan poin. Istilah ini disebut dengan “Sweep on call” maksudnya setelah kita melakukan CQ-ing pada suatu frekwensi kerja dan ternyata pada frekwensi kerja tersebut sudah tidak lagi terjadi pile up, maka sudah waktunya kita melakukan “Sweep on call” dengan cara scanning frekwensi dari bawah ke atas atau sebaliknya dan tentunya sesuai pada band plan di HF. Apabila ada stasiun DX yang belum dihubungi lakukanlah pemanggilan berkali-kali sampai stasiun DX tersebut menjawab panggilan kita, jika masih belum diterima panggilan kita, lakukanlah scanning frekwensi kembali dengan “mencari stasiun DX lainnya” yang belum dihubungi. Kemudian apabila ada jawaban dan confirmed tinggalkan stasiun DX tersebut jangan terpesona dengan signal dan modulasinya, terus lakukan mencari stasiun DX lainnya yang belum anda hubungi “Sweep on call again” demikian seterusnya. Biasanya “Sweep on call” ada timmingnya, sepanjang pengetahuan penulis adalah berkisar 15-30 menit, setelah itu lakukanlah kembali CQ-ing pada frekwensi kerja yang anda anggap kosong dengan cara sambil scanning frekwensi.

Demikianlah tips teknik-teknik dasar bagaimana mendapatkan HI Scores pada suatu kegiatan kontes-kontes Internasional, yang terpenting adalah juga janganlah panik, jangalah emosi, biasakan selalu mendengar QRM pada HF, karena pada HF bukan seperti di band 2m/VHF yang selalu bersih penerimaan signalnya dan bersabarlah untuk mendengar DX stasiun. Mereka stasiun DX tersebut tidak akan menanyakan siapa nama panjang anda, Home address dimana, apalagi menanyakan berapa nomor telepon anda. Sepanjang pengetahuan penulis ada yang menanyakan QSL route saja atau kepada siapa QSL card akan dikirim ?? jawablah dengan singkat “QSL via Buro” atau “QSL via direct” atau “QSL via my manager” terserah anda bagaimana menyebutkannya. Mereka bertanya sekali-kali dan hanya itu yang ditanyakan stasiun DX.

Ad. 3. Pelaksanaan dalam mengikuti kontes
Adalah hal yang ditunggu bagi setiap operator radio amatir karena persiapan sebelumnya haruslah sudah matang. Dimulai dengan rencana, strategi, stamina operator dan peralatan yang akan digunakan untuk kontes. Kontes internasional pada umumnya 48 jam nonstop akan tetapi ada pula yang hanya 24 jam. Khusus untuk kontes–kontes yang bergengsi seperti misalnya CQ World wide DX, WPX dan ARRL pelaksanaannya adalah 48 jam. Dan biasanya diadakan Sabtu pagi hingga minggu
( UTC Saturday : 00:00 UTC – Sunday 24:00 UTC ).

Ad. 4. Stamina Operator
Adalah salah satu hal yang terpenting, karena kontes internasional biasanya 48 jam penuh, dibutuhkan stamina operator radio amatir yang prima, atau setidak-tidaknya sehat raganya. Disarankan jika mengikuti kontes Internasional istirahatlah yang cukup ( tidak begadang ), makanan bergizi, dan olah raga ringan, missal : jogging, jalan kaki dsbnya. 48 jam pada saat kontes Internasional adalah waktu yang cukup lama bagi seorang operator radio amatir, karena yang bersangkutan akan selalu duduk di ruangan operator dan sangat jarang berdiri. Saran penulis sediakan selalu minuman ( air putih/Syrup manis/biscuit ) disebelah meja operator. Untuk istirahat makan pagi, siang dan malam, biasanya dibutuhkan waktu 5-10menit dan seoarang operator radio amatir akan kembali melanjuti kontes Internasional yang diikutinya.
Ad. 5. Peralatan kontes & pendukungnya
Adalah sarana mutlak disediakan bagi seorang operator radio amatir, peralatan yang dimaksud adalah transceiver all band
( HF ), Antenna ( misal : Yagi/quad/pengarah antenna, rekomendasi penulis, Ed ), SWR tuner/meter, Power supply, coaxcial cable, Microphone, CW keyer dsbnya. Sarana pendukungnya seperti, misalnya Komputer/notebook ( Jika ada ), CW Coupler, DX atlas/world map, UTC/jam dinding/digital, grounding system yang baik dsbnya. Untuk Komputer/note book sebaiknya disediakan karena, sudah jamannya dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat. Sehingga sarana computer hanya untuk mempermudah bagi seorang operator dalam mengikuti kontes-kontes internasional, dapat saja seorang operator dengan menggunakan paper log sheet. Namun, bukankah hal itu akan mempersulit seorang operator sendiri nantinya ?? bagaimana tidak, jika kontes telah berlalu, seorang operator harus me check duplikat komunikasi, menghitung final scores dan sebagainya ??. Dengan komputer semua sudah diperhitungkan dan seorang operator radio amatir hanya mengirimkan logsheetsnya saja melalui Internet. Demikianlah kemajuan teknologi jaman sekarang ini sudah semakin pesatnya.

Ad. 6. Ramalan Propagasi
Adalah merupakan suatu perkiraan propagasi apakah terbuka pada tanggal, bulan dan tahun yang telah ditetapkan untuk mengikuti kontes. Hal ini sangat membantu operator radio amatir, karena tanpa adanya ramalan propagasi maka, tidak mungkin atau akan sulit akan memenangkan dalam kegiatan kontes internasional yang di ikuti. Ramalan propagasi ini tidak selamanya akurat namun setidak-tidaknya mendekati dan seorang amatir radio telah mempunyai gambarannya. Ramalan propagasi ada yang berupa Program software ( W6EL Prop. download Internet “Free”, Ed. Lihat : http://www.qsl.net/w6elprop/ ) akan tetapi ada juga yang secara konfensional yaitu dengan memonitor tiap HF band amatir radio dengan cara scanning radio, dengarlah apakah ada stasiun DX yang sedang mengudara atau tidak pada saat anda scanning radio tersebut. Jika ada, maka dipastikan bahwa propagasi sedang terbuka, dan demikian pula sebaliknya.

Ad. 7. Sistim Informasi Kontes Internasional / Kontes Kalender
Adalah merupakan Informasi bagi kalangan amatir radio dunia tentang jadwal-jadwal kontes Internasional di seluruh dunia, siapa saja yang akan mengudara pada saat nanti ada kontes Internasional dsbnya. Hal ini sangat penting karena tidak semua operator radio amatir hafal tanggal dan bulan suatu kegiatan kontes, Callsign apa saja yang akan berpartisipasi dsbnya. Informasi ini biasanya berkala tiap tahun. Untuk petunjuk pelaksanaannya sama dari tahun ke tahun hanya saja mungkin berbeda tanggal, bulan dan tahun. Saran penulis adalah catat dan pasanglah di dinding ruangan radio anda jadwal atau petunjuk pelaksanaannya, jika anda akan mengikuti kontes Internasional. ( Lihat : http://www.ng3k.com/Contest/ ).

Ad. 8. DX Summit ( DX Cluster )
Adalah berupa informasi yang dibuat pada Internet yang menerangkan bahwa ada DX stasiun yang sedang ber operasi pada band dan mode yang di dengar pada saat ini. Hal ini akan membantu para DXer dunia dalam menemukan/mendapatkan stasiun DX yang belum didapatnya, sehingga bagi seorang operator radio amatir yang mengikuti kontes Internasional akan dengan mudah memperoleh poin atau multiplier pada saat kontes sedang berlangsung ( Lihat : http://oh2aq.kolumbus.com/dxs/ )

Berikut ini penulis memuat salah satu contoh dari DX Summit ( DX Cluster ) :



Spot Database Search


W6KH 14019.5 T88NN cqing 0134 26 May 2007
N6TE 14019.5 T88NN 0158 26 May 2007
PY7ZZ 14019.0 T88NN test 0223 26 May 2007
JA1PJS 14019.0 T88NN WPX 0303 26 May 2007
JR0AMD 21019.9 T88NN WPX QSL:JI0NNM 0423 26 May 2007
JA3EJG 21021.0 T88NN wpx 0630 26 May 2007




Ad. 9. Pengiriman Log sheets kontes dengan Cabrillo Format
Apabila seorang operator radio amatir telah mengikuti kontes Internasional maka, tugas berikutnya adalah mengirim logsheet kepada panitia kontes. Pengiriman log sheet dapat berupa paper log atau melalui email Internet. Saran dari penulis jika mengirim log sheet melalui paper log maka, paling tidak 2 minggu sebelum batas akhir pengiriman. Biasanya pengiriman paper log tersebut memakan waktu 10 hari. Sebelum mengirim paper log periksalah berkali-kali paperlog anda menngenai Nama, alamat anda, Final scores anda dan upayakan JANGAN ada duplikasi QSO. Karena jika ada duplikasi QSO tersebut maka, panitia akan mengurangi perolehan Final scores anda ( pengurangan/penalty 2 % dari total scores ).

Pada pengiriman logsheet melalui email pada Internet, penulis juga menyarankan paling tidak 3 hari sebelum batas akhir ditetapkan oleh panitia penyelenggara. Biasanya panitia hanya menerima berupa Cabrillo Format dari para peserta DX kontes. Mungkin ada yang bertanya apa itu Cabrillo format ?? Cabrillo format ini adalah suatu log yang dibuat sedemikian rupa hanya untuk kegiatan-kegiatan kontes Internasional, tujuannya mempermudah panitia penyelenggara dalam me cross checked dan menghitung score antar peserta kontes.
Bagaimana cara membuat Cabrillo Format ?? biasanya setiap program contest software sudah tersedia cabrillo Format, seperti contohnya pada N1MM Contest software. Program tersebut dapat di download ( Lihat : http://www.n1mm.com/ ) secara GRATIS oleh setiap amatir radio. Demikian pula pada program contest software lainnya ( misal : CT, SD log dsbnya ).

Berikut ini penulis memuat salah satu contoh dari Cabrillo Format berupa .Txt :

START-OF-LOG: 2.0
ARRL-SECTION: DX
CALLSIGN: YB0YAD
CLUB: None
CONTEST: CQ-WPX-CW
CATEGORY: SINGLE-OP 15M LOW CW
CLAIMED-SCORE: 17,544
OPERATORS: YB0YAD
NAME: YADI ACHYADI
ADDRESS: JL. RAWAMANGUN MUKA II BLOK E.53 JAKARTA
ADDRESS: Jakarta, DKI 13220
ADDRESS: INDONESIA
CREATED-BY: N1MM Logger V6.10.11
QSO: 21025 CW 2007-05-26 0423 YB0YAD 599 0001 9M8DX 599 0106
QSO: 21025 CW 2007-05-26 0426 YB0YAD 599 0002 JH4UYB 599 0099
QSO: 21025 CW 2007-05-26 0433 YB0YAD 599 0003 YO6BHN 599 0210
QSO: 21025 CW 2007-05-26 0436 YB0YAD 599 0004 RW6FO 599 0161
QSO: 21025 CW 2007-05-26 0443 YB0YAD 599 0005 9A7R 599 0047
QSO: 21025 CW 2007-05-26 0448 YB0YAD 599 0006 YE1ZAT 599 0139
QSO: 21025 CW 2007-05-26 0507 YB0YAD 599 0007 9M6/G3ZEM 599 0158
END-OF-LOG:

Mungkin ada pertanyaan lain, bahwa kemana email yang disisipkan Cabrillo Format itu dikirim ? Tentu dikirim ke panitia penyelenggara masing-masing, oleh sebab itu penulis menyarankan bahwa sebelum mengikuti kontes Internasional seorang operator radio amatir haruslah membaca terlebih dahulu peraturan/juklak. Petunjuk pelaksanaan dapat dilihat pada Internet dengan cara mencarinya melalui website, sebagai contoh : jika kita ingin ikut kontes CQ World Wide DX maka, kita dapat melihat rules of the game melalui http://www.cq-amateur-radio.com/. Disana pastilah ada alamat/email address dan panitia penyelenggara yg selalu siap menerima logsheet dari para operator radio amatir berupa Cabrillo Format. ( contoh dari Cabrillo format file, misal berbentuk : yb0yad.log ).

Setelah pengiriman melalui email logsheet Cabrillo Format anda, sebaiknya disarankan menunggu beberapa saat ( 1-3 menit ) pada email anda, karena dipastikan adanya pengiriman/jawaban dari panitia penyelenggara secara otomatis tentang konfirmasi bahwa mereka telah menerima logsheet anda. Bentuk dari tanda terima ( Tracking number ) adalah sebagai berikut :

2007 CQ World-wide WPX Contest, CW

Callsign : YB0YAD
Category-Operator : SINGLE-OP
Category-Transmitter : ONE
Category-Band : 15M
Category-Power : LOW
Category-Assisted : NON-ASSISTED
Name : YADI ACHYADI
Postal Address : JL. RAWAMANGUN MUKA II BLOK E.53 JAKARTA 13220 INDONESIA
Log Deadline : 2007-07-01 23:59:59 UTC
Received at : 2007-06-05 03:09:20 UTC
Reported QSOs : 90
Confirmation # : 1035313.cq-wpx-cw

Thank you for submitting your log in Cabrillo format. Please review the information listed above and verify that it is correct. Thank you for entering the contest and submitting your log in Cabrillo format. Please review the information listed above and, if necessary, resubmit the log to make any corrections.

73.
Steve, K6AW - Contest Director

Ad. 10. Menunggu pengumuman dari panitia kontes
Setelah pengiriman Cabrillo Format kepada panitia penyelenggara, maka tunggulah pengumuman pemenang kontes melalui majalah amatir radio, DX bulletin atau Website panitia penyelenggara ( Internet ). Lamanya menunggu biasanya 1 tahun atau bahkan kurang dari itu setelah kontes diadakan, namun dari semua itu semua ini tergantung dari pihak panitia penyelenggaranya.

Berikut ini penulis menyampaikan salah satu contoh pengumuman pemenang kontes dari panitia penyelenggara yang kami sadur dari : http://www.cq-amateur-radio.com/cqwwpastresults.html
( Results of the CQ World Wide DX SSB Contest 2005 )







Untuk pemenang kontes wakil dari Indonesia adalah sebagai berikut :
( ini adalah sebagai salah satu contoh, Ed ).


Antenna farm super station Tonno, ES5TV dari Estonia

Perlu penulis sampaikan bahwa seorang operator radio amatir jika menang dalam kontes Internasional, pada umumnya mereka hanya mendapatkan secarik kertas berupa award pemenang/award winner dikarenakan mereka menjuarai sebagai Country = pemenang kontes di negara yang bersangkutan, akan tetapi ada juga yang mendapatkan Plakat pemenang persembahan dari para donatur/sponsor. Plakat pemenang tersebut diperuntukkan bagi mereka yang memenangkan katagori “Continent Leader” atau “World Winner” ( juara benua atau juara dunia ).

Tidak adanya hadiah untuk para pemenang berupa materi/uang atau hadiah lainnya adalah dikarenakan sesuai dengan kode etik amatir radio serta dedikasi dan sportivitas peserta. Amatir radio adalah amatir, bukan professional. Dan kontes adalah suatu kegiatan hobby sebagai ajang latih diri dan bukan untuk mencari pendaringan, menurut penulis sejauh ini belum ada sejarahnya bahwa apabila peserta kontes Internasional menang dalam kegiatan amatir radio ini dihadiahkan berupa materi/uang dari [panitia penyelenggara.

Berikut, penulis ingin menunjukkan bagaimana bentuk Award winner “Country” dan bagaimana Plakat sebagai pemenang Continent leader/world winner apabila operator radio amatir memenangkannya :

Award winner “Country“ : Plakat sebagai Continent Leader :


CQ World Wide DX CW Contest 2002 JIDX CW Contest 2005

Ad. 11. Evaluasi kinerja
Menilai dan mengukur sejauh mana telah dilakukan selama ini, prestasi/kinerja seorang amatir radio tentunya dengan telah melihat hasil pengumuman yang telah dicapai selama mengikuti kontes Internasional. Hal ini penting bagi seorang operator radio amatir agar nantinya dimasa yang akan datang lebih serius dan tentunya, terus berpacu lebih baik lagi, sesuai apa yang diharapkannya.

Ad. 12. QSL-ing setelah Kontes Internasional ( QSL Management Service )
Adalah merupakan tugas dan kewajiban lain bagi seorang operator radio amatir dalam pengelolaan QSL cardnya, karena apabila tidak melakukan kewajiban tersebut maka, dapat dikatakan anda akan dilecehkan pada suatu band frekwensi oleh para amatir radio yang telah melakukan QSL-ing kepada anda, oleh karena anda tidak pernah mau membalas QSL-ing itu. Bayangkan saja bahwa di HF ribuan orang dari seluruh penjuru dunia mendengar suara anda, dan mereka dimungkinkan selalu mengganggu komunikasi anda, belum lagi kemungkinan lain bahwa stasiun DX yang merasa dirugikan tersebut mengumumkan dan bertanya melalui DX Bulletin, Majalah-majalah amatir radio dan bahkan situs-situs resmi amatir radio dunia. Disinilah letak tanggung jawab anda dalam hal QSL Management Service.

Oleh karenanya, ada motto bagi seorang DXer atau kontester bahwa berani melakukan “DX QSO harus pula berani ber QSL-ing” apapun bentuknya ( Via Nasional QSL biro/Direct atau QSL Manager ). QSL-ing disini sebenarnya dapat dikatakan gampang-gampang susah, karena kita haruslah mempunyai tanggung jawab yang tinggi dan tentunya ber resiko. Mengapa demikian ?? tanggung jawab oleh karena anda telah melakukan hubungan komunikasi 2 arah ( 2x way communications ) sehingga QSL-ing mutlak dibutuhkan untuk konfirmasi. Ber resiko karena tentu anda mengeluarkan biaya yang mungkin tidak sedikit untuk pengiriman QSL card melalui ORARI Nasional QSL biro/Direct atau via QSL Manager.

Berikut, penulis mengungkap QSL-ing itu apa, bagaimana, dan kapan ?
Suatu pertanyaan yang bagus, pertama-tama penulis ingin menjelaskan :
Apa itu QSL card ? adalah merupakan suatu bentuk konfirmasi yang menjelaskan bahwa anda telah melakukan komunikasi 2 arah dimana tertera Call sign yang telah berkomunikasi dengan anda , tanggal, jam/UTC, band, mode, laporan sinyal dan keterangan lainnya ( misal : Transceiver yang anda gunakan, antenna system power output dsbnya ).

Bagaimana QSL card itu ? QSL card haruslah sesuai standard Internasional yaitu ber-ukuran 14 Cm X 9 Cm, saran penulis boleh disisipkan panorama Indonesia sebagai ajang promosi pariwisata Indonesia serta menerangkan daerah promosi pariwisata yang dimaksud, selain data-data QSO anda. Tujuan menyisipkan panorama Indonesia adalah meng infokan kepada stasiun DX, bahwa Indonesia terkenal dengan suku bangsa & bahasa yang beraneka ragam, keindahan alamnya dan hasil budidayanya. Oleh karena begitu banyaknya pulau-pulau tersebar dari barat ke timur dan dari utara ke selatan atau yang biasa disebut dengan “Wawasan Nusantara”. Potensi pariwisata inilah nantinya sebagai keuntungan/income bagi bangsa dan Negara melalui QSL card dari segi promosi pariwisata, sehingga diharapkan kelak banyaknya turis asing yang berpergian ke Indonesia. Dan secara langsung atau tidak langsung sekalipun, ORARI mempunyai andil besar dalam mempromosikan NKRI kepada dunia Internasional melalui kegiatan amatir radio.

Kapan QSL card itu dilaksanakan ? Pelaksanaan QSL adalah sejak seorang amatir radio menjadi anggota suatu organisasi yang mewadahi hobbynya, Misal : ORARI, JARL, ARRL dsbnya. Pembuatan QSL card tidak harus mahal dan eksklusif, QSL card dapat dibuat sendiri atau dipesan melalui perusahaan percetakan. QSL card adalah sah apabila disana ada data-data komunikasi dan paraf dari empunya, sepanjang yang bersangkutan telah melakukan hubungan komunikasi 2 arah.

Ad. 13. Back-up data & QSL Saving
Setelah melakukan seluruhnya seperti tersebut diatas, maka hal yang tidak kalah pentingnya adalah melakukan back up data-data komunikasi anda. Karena hal tersebut merupakan penyelamatan data-data anda apabila dikemudian hari anda mendapati Virus pada computer/note book anda. Saran penulis, adalah apabila telah melakukan Logging dan QSL management sebaiknya lakukanlah back up data pada saat itu juga, jangan menunda-nunda kapan mem back up data-data anda. Tata Cara back up data dapat disimpan melalui flash disk, hard disk, CD-Room atau floopy disk tersendiri. ( bebas virus ).

QSL Saving yang dimaksud adalah setelah melakukan QSL management, akan diapakan kah QSL card yang telah anda terima ?? apakah dibuang ?? tentulah tidak, QSL card yang telah anda terima setelah anda melakukan QSL management sebaiknya disimpan pada boks atau tempat yang telah anda sediakan, hal ini berguna jika anda ingin klaim suatu award-award Internasional maka, QSL Saving inilah yang akan membantu anda dalam hal memenuhi persyaratan klaim award-award Internasional yang anda inginkan.

Ada beberapa contoh QSL card yang menurut penulis dapat dikatakan sebagai ajang promosi pariwisata :
( Bagian Depan ) :


Contoh QSL card utk promosi pariwisata Contoh QSL card pada lingkungan rumah AR



QSL card “YE5A” Pisang Island IOTA DXpedition QSL card “ Rare” DXpedition part 1



QSL card “ Rare” DXpedition part 2 QSL card dgn data label QSO bagian depan

Namun ada pula QSL card yang sederhana yang tidak menampakkan panorama alam, seperti contoh pada gambar-gambar berikut ini :



QSL card “sederhana” dengan 1 warna part 1 QSL card “sederhana” dengan 1 warna part 2


Demikianlah, artikel singkat ini dibuat. Penulis sadari bahwa dimungkinkan masih banyak kekurangan-kekurangan pada artikel ini, namun ada pepatah “tak ada gading yang tak retak”. Lebih dan kurangnya penulis mengucapkan permohonan ma’af apabila ada kata-kata/kalimat yang tidak berkenan. Kritik dan saran yang positif akan penulis terima dengan senang hati. Semoga bermanfa’at. Terima kasih.

MUSDA XII ORARI ORDA JAWA BARAT SUKSES

0 komentar
Dengan semangat perwira dan profesional, para Amatir Radio daerah Jawa Barat membuat kesepakatan baru untuk menentukan arah Kebijakan Umum dalam periode 2009 - 2014 mendatang. Berbagai keinginan melakukan perbaikan mendasar dalam penataan kembali terhadap gangguan frekuensi, merumuskan mekanisme organisasi, membangun kordinasi secara intensif dengan Pemerintah Daerah agar diperoleh dukungan bagi operasional ORARI, merancang kegiatan- kegiatan yang lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, membina keterampilan teknik para anggota dan mengupayakan bentuk usaha yang menjadi sumber pendanaan sehingga eksistensi dan kontribusi ORARI JABAR semakin nyata dan mendapat fakta pengakuan. Musda XII ORARI Jabar 1 - 2 Agustus 2009 di Horison Hotel Bekasi menghasilkan Kepengurusan DPP dan Ketua yang baru untuk periode 2009 - 2014 dimana YB1MBA (Ir Anil Muzachir MBA) sebagai Ketua DPP dan YB1ND (DR.H. Endi Warhendi) sebagai Ketua ORDA Jawa Barat. Semoga Kepengurusan Baru ini dapat mengemban tugas dengan kinerja yang lebih optimal dalam mewujudkan eksistensi dan kontribusi ORARI bagi Pemerintah Daerah dan Masyarakat. (YD1JTL)

MERDEKA CONTEST 2009 (Bekasi)

1 komentar
Dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-64, ORARI LOKAL BEKASI akan menyelenggarakan "SPRINT CONTEST PHONE 80 M BAND" pada :

Hari : Minggu s/d Senin
Tanggal : 16 s/d 17 Agustus 2009
Waktu : 19.00 s/d 05.00 wib (12.00 s/d 22.00 UTC)

Bagi rekan-rekan yang berminat mengikuti lomba dapat mengambil juklak di Sekretariat ORDA Lampung.

SELAMAT BERLOMBA - YB4VN

Sabtu, 18 April 2009

0 komentar

Pada hari ini Minggu 19 April 2009, telah tampak beberapa kerumunan pada sekretariat lokal bandung selatan di Jalan Gandasari 352 Bandung Selatan, setelah semalaman Sekretariat dipenuhi oleh anggota dan beberapa pengurus untuk mempersiapkan kelengkapan - kelengkapan dalam rangka motor fox hunting.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Jadi lokal Orari Bandung selatan yang usianya telah mencapai 29 Tahun atau menurut keterangan mang Johan YC1BPM kepada mang Dewa, bahwa Orari lokal Bandung selatan ini tengah rangu-rangu nya atau lagi renyah-renyahnya ibarat seorang perempuan yg lagi penuh gairah..? Nah berangkat dari hal itulah Orari Lokal bandung selatan saat ini tengah menata dirinya dengan sedikit agak centil dan Ganjen baiuk dalam penataan kelembagaan maupun penataan personil kepengurusannya, dengan harapan dapat terpenuhinya pencapaian tujuan Organisasi sesuai dengan Visi dan Misi Ketua terpilih Bapak H. DADAN KONJALA, SH ( YB1MYT ).

Selama Kepemimpinan YB1MYT dari periode 1 dan Periode kedua hingga sekarang, Orari Lokal Bandung Selatan lebih Banyak Membuka dirinya sehingga Orari Lokal Bandung Selatan Selalu mempunyai Cakrawala Pandang yang Jauh Kedepan dengan bersandarkan pada Visi dan Misi Maupun Perkembangan Yuridis Formal serta Perkembangan IPTEK. Orari Lokal Bandung Selatan di harapkan tidak berpandangan Konservatif atau Kolot terhadap segala perkembangan ilmu pengetahuan maupun teknologi, sehingga hal inilah yang diharapkan jajaran kepengurusannya agar diikuti pula oleh para anggotanya..

Mengawali kegiatan HUT yang Ke 29 Pagi Hari ini dilaksakan terlebih dahulu Motor Fox Hunting disamping kegiatan Rutin lainnya yaitu Pelaksanaan Arisan Bulanan para anggota ORLOK Bandung Selatan yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan Hiburan menjelang siang nanti.. ( tunggu berita selanjutnya,..)

Demikian sekilas info nya dari Kawasan Jl. Gandasari 352 Bandung Selatan..

Kamis, 19 Maret 2009

SIARAN PERS

0 komentar

Siaran Pers No. 82/PIH/KOMINFO/3/2009

Perpanjangan Waktu Konsultasi Publik Terhadap Rancangan Peraturan Menteri Kominfo Mengenai Penyelenggaraan Amatir Radio

(Jakarta, 18 Maret 2009). Departemen Kominfo pada tanggal 11 Maret 2009 telah mempublikasikan Siaran Pers No. 79/PIH/KOMINFO/3/2009 tentang Rancangan Peraturan Menteri Kominfo Mengenai Penyelenggaraan Amatir Radio. Menurut Siaran Pers tersebut, mulai tanggal 11 s/d. 18 Maret 2009 Departemen Komunikasi dan Informatika mengadakan konsultasi publik terhadap Rancangan Peraturan Menteri Kominfo tentang Penyelenggaraan Amatir Radio. Penyusunan rancangan peraturan ini didasari atas pertimbangan, bahwa amatir radio sebagai potensi masyarakat yang menggunakan spektrum frekuensi radio yang telah dialokasikan secara khusus oleh International Telecommunication Union (ITU), sehingga perlu diatur oleh pemerintah, sehingga nantinya jika rancangan peraturan ini sudah disahkan akan menggantikan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 49 Tahun 2002 tentang Pedoman Kegiatan Amatir Radio dan menyebabkan Surat Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 97/M.KOMINFO/2008 Tanggal 23 April 2008 perihal Penyelenggaraan Amatir Radio dan Komunikasi Radio Antar Penduduk yang mengatur tentang Kegiatan Amatir Radio harus dicabut. Namun demikian, mengingat cukup banyaknya respon yang menghendaki adanya perpanjangan waktu konsultasi publik terhadap rancangan peraturan ini, maka Departemen Kominfo melalui Siaran Pers ini memutuskan untuk memperpanjang konsultasi publik ini sampai dengan tanggal 29 Maret 2009. Tanggapan terhadap rancangan ini dapat dikirimkan ke alamat email: ketut@postel.go.id dan gatot_b@postel.go.id .

Sampai dengan saat ini sudah ada beberapa tanggapan yang telah disampaikan kepada Departemen Kominfo. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Penambahan bandplan dan priveledge merupakan keuntungan yang menarik bagi seorang amatir radio, terutama di segment 40m/7.00 MHz dan diijinkan-nya mode data dan suara pada segment ini.

2. Mohon agar dapat dipastkan mana yang benar untuk alokasi 7.000-7.300Mhz untuk Penggalang dan Penegak, setahu kami secara internasional Amatir Radio segment berada pada rentang 7.000-7.200 Mhz.

3. Deskripsi mode pancaran pada Lampiran-X hendaknya lebih plain, dan tidak multi-interpretasi, lebih baik disebutkan dengan kelas emisi sesuai rentang frekuensi kerja yang diijinkan.

4. Sangat apresiasi terhadap re-design kartu IAR, berbahan PVC dan gambaran saya seperti kartu kredit, sangat menarik menggantikan IAR jadul yang mempergunakan kertas yand di-laminasi.

5. Tentang pembagian emisi dan frekwesi 7,000 - 7,100 Mhz untuk tingkat siaga agar dirubah dari morse, suara, data menjadi morse, data. Akan membuat frekwensi menjadi lebih tdk tertata. Sedangkan di Kepmenhub No.49 Tahun 2002 hanya untuk morse dan data.

6. Pemerintah Daerah nampak dalam Kepmen tersebut belum melibatkan peranan Gubernur selaku wakil Pemerintah Pusat di daerah yang melaksanakan tugas-tugas dekonsentrasi. Seyogyanya beliau yang memiliki wilayah dan pelaksana dekonsentrasi dapat dilibatkan baik pada pembinaan dan pengawasan. Di bidang perizinan walaupun belum ada pelimpahan, agar rentang kendali (tidak sentralistis) dapat pula melibatkan peran perangkat daerah Dinas Komunikasi dan Informatika Propinsi.

7. Rancangan tersebut sayogyanya dapat jadi bahan pertimbangan, jangan sampai sentralitis jadi menghambat kelancaran adminitrasi, pembinaan dan pengawasan.

8. Dalam rancangan peraturan ini sudah tidak lagi memuat tentang persyaratan pendukung bagi amatir radio yang mengajukan kenaikan tingkat (ke Penggalang dan ke Penegak), seperti : 6 (enam) bulan setelah mendapatkan IAR terakhir, telah terbukti memiliki potensi untuk naik tingkat, memperoleh piagam maupun QSL Card. Indikasi atas tidak diperlukan lagi persyaratan pendukung dalam rancangan peraturan ini berdampak akan terjadinya menurunnya kualitas bagi amatir radio yang akan naik tingkat. Jika dalam rancangan peraturan ini tidak diperlukan lagi, sangatlah perlu dipertegas dalam BAB IV TATA CARA MENDAPATKAN SERTIFIKAT KECAKAPAN AMATIR RADIO, DAN PEDOMAN UJIAN AMATIR RADIO ORGANISASI AMATIR RADIO, pasal 21 point (3) Adanya rekomendasi dari Organisasi untuk naik tingkat . Artinya jika tidak amatir radio yang akan naik tingkat harus melampirkan surat rekomendasi dari organisasi (orgnisasi diberikan kewenangan untuk memberikan penilaian khusus atas syarat - syarat pendukung kenaikan tingkat).

9. Dalam BAB II PENYELENGGARAAN AMATIR RADIO, Pasal 3 berbunyi bahwa Amatir Radio dapat menggunakan lebih dari 1 (satu) perangkat amatir radio. dan Pasal 8 yang berbunyi Setiap amatir radio wajib menggunakan alat dan perangkat amatir radio yang telah memenuhi persyaratan teknis dan mendapat sertifikat dari Ditjen Postel, kecuali alat dan perangkat yang dirakit/dibuat untuk keperluan sendiri dan tidak diperdagangkan.. Menelaah dari semua pasal - pasal dalam rancangan peraturan ini tidak lagi mencantumkan jumlah perangkat radio yang dikuasai oleh masing - masing tingkatan amatir radio, serta administrasi perizinan atau IPPRA juga tidak lagi disinggung. oleh sebab itu kami berasumsi bahwa setiap amatir radio bebas memiliki sebanyak - banyaknya perangkat radio yang digunakan dan tidak diperlukan lagi IPPRA. mengenai hal ini kami berharap adanya penjelasan khusus yang dapat mempertegas pemahaman amatir radio tentang administrasi perizinan atas penguasaan perangkat (IPPRA) yang digunakan baik jumlah maupun spesifikasi perangkat itu sendiri.

--------------------

Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo
Gatot S. Dewa Broto, Email: gatot_b@postel.go.id

Sabtu, 14 Maret 2009

Fakta Hidup

0 komentar

Fakta Hidup

1. Sekurang-kurangnya ada 5 orang dalam dunia yang menyayangi Anda dan
sanggup mati karena Anda.

2. Sekurang-kurangnya ada 15 orang dalam dunia ini yang menyayangi
Anda dalam beberapa cara.

3. Sebab utama seseorang membenci Anda adalah karena dia ingin menjadi
seperti Anda.

4. Senyuman dari Anda boleh membawa kebahagiaan kepada seseorang,
walaupun dia tidak menyukai Anda.

5. Setiap malam ada seseorang mengingat Anda sebelum dia tidur.

6. Anda amat bermakna dalam hidup seseorang.

7. Kalau bukan karena Anda,seseorang itu tidak akan hidup bahagia.

8. Anda seorang yang istimewa dan unik.

9. Seseorang yang Anda tidak ketahui menyayangi Anda.

10. Apabila Anda membuat kesalahan yang sangat besar, ada hikmah dibaliknya.

11. Sekiranya Anda merasa dipinggirkan, pikirkan dahulu; mungkin Anda
yang meminggirkan mereka.

12. Apabila Anda berpikir tidak mempunyai peluang untuk mendapatkan
sesuatu yang Anda ingini, mungkin Anda tidak akan memperolehnya,
tetapi jika Anda percaya pada diri sendiri lambat laun Anda akan
memperolehnya.

13. Kenanglah segala pujian yang Anda terima. Lupakan segala caci maki.

14. Jangan takut untuk meluapkan perasaan Anda; Anda akan merasa
senang bila seseorang mengetahuinya.

15. Sekiranya Anda punya sahabat baik, ambillah waktu untuk
memberitahunya bahwa dia adalah yang terbaik. Hanya semenit diperlukan
untuk mendapat sahabat baik, sejam untuk menghargainya, sehari untuk
teman tetap paling setia. Walaupun punya harta yang banyak, teman
tetap paling berharga.


--
Salam 73...,
Fanasaktiya Handika
YC4FC

Jumat, 13 Maret 2009

Rancangan Peraturan Menteri Kominfo Mengenai Penyelenggaraan Amatir Radio

0 komentar
(Jakarta, 11 Maret 2009). Mulai tanggal 11 s/d. 18 Maret 2009 Departemen Komunikasi dan Informatika mengadakan konsultasi publik terhadap Rancangan Peraturan Menteri Kominfo tentang Penyelenggaraan Amatir Radio. Penyusunan rancangan peraturan ini didasari atas pertimbangan, bahwa amatir radio sebagai potensi masyarakat yang menggunakan spektrum frekuensi radio yang telah dialokasikan secara khusus oleh International Telecommunication Union (ITU), sehingga perlu diatur oleh pemerintah, sehingga nantinya jika rancangan peraturan ini sudah disahkan akan menggantikan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 49 Tahun 2002 tentang Pedoman Kegiatan Amatir Radio dan menyebabkan Surat Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 97/M.KOMINFO/2008 Tanggal 23 April 2008 perihal Penyelenggaraan Amatir Radio dan Komunikasi Radio Antar Penduduk yang mengatur tentang Kegiatan Amatir Radio harus dicabut.

Beberapa hal penting yang menjadi esensi dari rancangan peraturan ini adalah diawali dengan ketentuan, bahwa enyelenggaraan amatir radio dilaksanakan berdasarkan IAR (Izin Amatir Radio adalah hak untuk mendirikan, memiliki, mengoperasikan stasiun amatir radio dan menggunakan frekuensi radio pada alokasi yang telah ditentukan untuk amatir radio di Indonesia) yang diterbitkan oleh Dirjen Postel. Amatir Radio dapat menggunakan lebih dari 1 perangkat amatir radio , namun hanya diizinkan memiliki 1 tanda panggilan ( callsign ) , yang ditetapkan oleh Dirjen Poste, dimana susunan tanda panggilan tersebut ditetapkan dengan ketentuan sebagai berikut: a. setiap IAR diberikan 1 nama panggilan yang ter­diri dari susunan Prefix dan susunan Suf f ix; b. susunan Prefix sebagaimana dimaksud pada huruf a butir 1 merupakan kelompok huruf awal untuk menandai identitas negara dan tingkat kecakapan Amatir Radio yang dinyatakan dengan huruf : 1. YH untuk tingkat Pemula; 2. YD atau YG untuk tingkat Siaga; 3. YC atau YF untuk tingkat Penggalang; 4. YB atau YE untuk tingkat Penegak; dan angka 0 (nol) sampai dengan angka 9 (sembilan) yang menyatakan kode wilayah sebagaimana dimaksud dalam Lampiran V Peraturan Menteri ini ; c. angka pada susunan prefix lebih dari 1 (satu) angka digunakan untuk IAR K husus; d. susunan S uffix sebagaimana dimaksud pada huruf a butir 2 merupakan kelompok huruf akhir untuk menjelaskan pemilik IAR Stasiun Radio Amatir yang dinyatakan dengan 1 (satu) huruf dan paling banyak 4 (empat) huruf dari abjad A sampai Z, dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Suffix A - Z, ZA – ZZ, ZAA – ZZZ, ZAAA - ZZZZ dialokasikan untuk IAR Khusus; dan 2. S uffix QAA -QZZ (Q Code ) tidak dialokasikan ; e. dilarang mengalokasikan suffix yang menyerupai : 1. Berita marabahaya ( SOS ) ; 2. Berita keselamatan ( TTT ) ; 3. Berita segera ( XXX ) ; dan 4. Penerusan berita marabahaya ( DDD, SOS ).

Lebih lanjut disebutkan, bahwa Amatir Radio Indonesia dilarang mengadakan hubungan radio dengan Amatir Radio dari negara yang tidak mempunyai hubungan diplomatik atau yang memusuhi Negara Indonesia. Bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi adalah Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris sesuai dengan etika dan tata cara berkomunikasi yang berlaku bagi Amatir Radio baik nasional maupun internasional. Secara umum, rancangan peraturan ini juga mengatur tentang sanksi, yang menyebutkan, bahwa barang siapa melanggar ketentuan Pasal 12 ayat (1) dan ayat (2), Pasal 39, Pasal 47 dan Pasal 50 ayat (2) dalam Peraturan Menteri ini dapat dikenakan sanksi administrasi berupa pencabutan izin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pencabutan izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan apabila Pemilik IAR tidak mengindahkan peringatan tertulis yang diberikan sebanyak 2 (dua) kali berturut-turut dengan tenggang waktu peringatan masing-masing 15 (lima belas) hari kerja dalam bentuk AR-12 sebagaimana dimaksud dalam Lampiran XII Peraturan Menteri ini. Sebelum memberikan peringatan tertulis, Kepala Balmon/Loka dapat menghentikan sementara kegiatan amatir radio yang bersangkutan. S elain pencabutan izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Direktur Jenderal dapat mencabut IAR milik anggota amatir radio yang telah mendapat keputusan tetap dari Pengadilan Negeri atas pelanggaran pidana berat.

Followers

 

CLUB STATION ORARI LOKAL BANDUNG SELATAN. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com